Deteksi dini gejala dan faktor risiko penyakit gastrointestinal dan hepatobilier melalui kuesioner terstruktur berbasis klinis.
Kuesioner ini menggabungkan gejala klinis (Seksi 1) dan faktor risiko (Seksi 2) untuk menghasilkan skor risiko awal. Nilai berkisar 0–30. Hasil ini adalah skrining awal saja dan tidak menggantikan konsultasi dokter spesialis.